- Sistem regulator ( penstabil tegangan ) , dari trafo terpasang 4 dioda lalu 1 buah capasitor setelahnya baru dipasangkan IC regulator. Trafo AC out gunakan yang 0-12 volt setelah masuk penyearah tegangan ( Dioda ) menjadi 15 volt DC dan untuk menstabilkan menjadi 12 volt pasangkan IC regulator 7812 , kalau mau 9 volt gunakan IC 7809 begitu seterusnya. Output trafo tegangan 15 volt DC dapat dibagi menjadi tegangan yang lebih kecil sesuai dengan keperluan. Penggunaan catu daya ini umumnya ada di tone control amplifier, tape compo,aqualizer,dan masih banyak lagi yang lainnya.
Memakai Trafo electrik ( SMPS ), ukuran trafo ini tidak besar tetapi bisa menghasilkan arus yang besar serta tidak memerlukan IC regulator untuk menghasilkan beberapa macam tegangan. Kesulitan yang dihadapi adalah jika komponen yang menjadi tulang punggung mengalami kerusakan, untuk memperbaiki ini mesti dilakukan pengukuran komponen baik di area primer maupun sekunder, kilasannya :

Analisa sistem ini :
- Di area primer , arus AC 220 volt masuk ke dioda dan terpasang 1 capasitor untuk filter dan tegangan menjadi 300 volt DC ( jika fuses selalu putus cek diodanya ). Tegangan 300 volt masuk ke ( kumparan L1 ) trafo dan ( kumparan L2 ) ke IC switching atau Transistor switching ( jika fuses selalu putus cek transitor/ic ). Gejala fuses selalu putus biasanya karena rusaknya 2 komponen tersebut ,jadi kiatnya cukup angkat IC/Tr dari rangkaian dan selanjutnya tinggal ukur dioda satu persatu.
Semoga bisa bermanfaat



