Video RGB televisi
Hasil gambar yang biasa dilihat pada layar monitor televisi ini didapatkan dari rangkaian ini, namanya saja penguat video RGB dari sini dikeluarkan output video dari ic crhoma yang telah diproses lebih lanjut. Dari rangkaian penguat video RGB didapatkan output video sinyal warna merah,hijau dan biru dan akan dihubungkan dengan katoda CRT input merah, hijau ,biru . Rangkaian penguat video RGB pada umumnya menggunakan transistor, ada juga yang menggunakan IC.
Kali ini kita coba bahas video RGB dengan menggunakan transistor sebagai penguatnya, ada beberapa kasus kerusakan televisi ada pada bagian ini. Pernahkan kita melihat tampilan pada layar televisi dengan warna dominan Orange/ Kuning, atau mungkin warna lain yang pada intinya Ada katoda warna CRT yang tidak berfungsi. Sebenarnya kerusakan bisa saja karena memang dari CRT-nya yang sudah lemah, tetapi hal ini jarang terjadi apabila CRT masih mudah umurnya ( masih baru ).
Pengukuran tentunya akan sangat diperlukan untuk mengetahui dimana lokasi sebenarnya yang mengalami kerusakan, poin awal adalah dengan memeriksa input katoda CRT apabila ada salah satu warna yang tidak berfungsi. Cara paling mudah dengan melepaskan timah solder yang menempel di soket CRT ini, lakukan di katoda CRT yang di curigai mengalami kerusakan. Setelah terlepas timah soldernya barulah diukur, tegangan input


4 Comments
mau tanya pak, saya belum tau banyak tentang RGB pada CRT. yang saya mau tanyakan bisa gak kalau televisi yg layarnya CRT kita ganti dengan layar LCD computer?
untuk ini tentunya tidak bisa karena sistem video RGB televisi masih model analog sedangkan untuk sistem video RGB LCD menggunakan versi digital. terima kasih sudah berkunjung
Tv saya sanyo cg21ms22 warna dominan hitam knapa ya pak? Stelan gambar udh di full nasih tetep dominan hitam
naikkan level screen FBT pak munir,,, jika tidak pengaruh kemungkinan G2 shot coba di shotkan dengan tegangan 180 volt serikan dengan resistor 10 ohm 1 watt