new-logonew-logonew-logonew-logo
+34 459 596 302
✕
Published by hamim on 27 Oktober 2012
Categories
Tak Berkategori
Tags
  • 0.47uf/50volt
  • 100K
  • 145volt
  • 2SC5198
  • 5volt
  • Apple MacBook Pro
  • batas ukur
  • CRT
  • layar monitor
  • Poto Coupler
  • Televisi Samsung 21M16ML
  • X10K

Hasil yang kita dapatkan adalah memang positif adanya kerusakan di potensio-nya , penggantian segera kita adakan tetapi sebelum itu mesti kita lakukan pemeriksaan pada potensio yang lain karena pada Mixer amplifier ini ada beberapa potensio dengan fungsi yang berbeda akan tetapi dengan nilai hambatan yang sama yaitu 50K ohm. Tampilan potensio pada rangkaian mixer :

potensio-di-rangkaian-mixer-300x225

Setelah kita lakukan pengukuran untuk semua potensio ternyata dengan model yang sama serta nilai yang sama semuanya dalam kondisi rusak. Maka selanjutnya kita lepaskan semua potensio yang bermasalah dan kita gantikan dengan potensio yang baru. Setelah selesai kini kita coba hidupkan Mixer amplifiernya dan hasilnya sama sekali tidak ada output suara ? Kita coba periksa apakah ada masalah dengan amplifiernya caranya dengan mengadakan pengukuran pada kanal output dengan multitester apakah terdapat tegangan DC dan hasilnya baik-baik saja.

Untuk memastikan lebih lanjut kita adakan pengukuran pada rangkaian Protec karena Mixer amplifier ini dilengkapi dengan sistem ini. Hasilnya baru kita dapatkan ternyata transitor switch mengalami kelemahan sehingga tegangan untuk menghidupkan Relay menjadi drop, posisinya ada di :

transistor-protec-5401-300x225

Untuk menggantikan transistor 2N5401 kita bisa gunakan type S8550, kini kita coba lagi hidupkan Mixer amplifier-nya dan hasilnya Alhamdulillah semuanya sudah kembali normal. Singkat saja kalau di beberkan semuanya akan semakin panjang, itulah sekilas permasalahan yang terjadi pada Mixer amplifier dan memang secara umum akan selalu terjadi permasalahan di lokasi yang sama, terkecuali kita menggunakan potensio yang bagus.

1 2
Share
0
hamim
hamim
tips ,trik,servis,elektronik yang kita tuliskan adalah pengalaman kerja kita sehari-hari semoga bisa bermanfaat , apabila ada kesulitan atau kurang jelas silahkan tinggalkan komentar anda....

6 Comments

  1. sigid budwi cahyana berkata:
    14 Agustus 2013 pukul 09:48

    Trims atas tip2 nya…numpang konsultasi ; kalo amplifier ketika di “off” keluar bunyi Dhog…padahal potensio semua sudah minimal/ nutup..kira2 masalahnya pada apa ya…trims banyak

    • hamim berkata:
      14 Agustus 2013 pukul 09:52

      switch pasangkan capasitor 33nf/227vX2 AC secara pararel

  2. Imam canopi berkata:
    13 Oktober 2013 pukul 01:49

    boleh minta petunjuk pak hamim..?
    saya ada power rakitan sendiri.. (hanya power 140w kit beli ditoko + tone control stereo biasa). inputnya hanya dari dvd player… kadang leptop.
    lha..maksut saya biar bisa karaokean juga… trus tak kasih pre amp mic + echo rpeter… out put masuk in put nya power (jadi 1 dgn tone control di kasih resistor 5k6).. hasilnya sangat itdak puas…. suara/modul dan music gak bisa menyatu blassss….gak bisa enjoy blas pokok e.
    maunya tak jadikan semacam Mixer Amplifier gitu..tapi gak ngerti sama sekali caranya..
    Tujuan saya hanya untuk berkaraoke di home saja pak hamim..
    bolehkah saya mohon pencerahanya..? ———–> [email protected]
    Terima kasih.

    • hamim berkata:
      13 Oktober 2013 pukul 05:26

      Jangan memasangkan output mic+ echo dijalur input amplifier secara pararel ( suara jadi sedikit mono nantinya ) , pasangkan tone control yang sama seperti tone control yang ada lalu hubungkan tone control ini untuk sistem mic+ echo. Jadi akan tersedia 2 tone ( buat musik dan buat vokal ) level pengaturan jadi 2 juga ( bisa atur bas dan treble musik dan vokal ) tanpa mengganggu satu sama lain. Supaya pengaturannya lebih mudah Volume master untuk mic+ echo bisa gunakan trimpot 100K untuk semua kanal ( bas dan treble ) setel secara manual ( terkecuali mau buat lubang baru di box ) hal ini ditiadakan.

  3. Imam canopi berkata:
    14 Oktober 2013 pukul 00:43

    Terima kasih pak…..
    logika banget dan saya sangat setuju dngan saran pak hamim.
    untuk lebih memahamkan… natinya berarti uot put ke dua tone control (dari vokal dan musik) akan paralel ke input power begitu ya pak..?

    adakah rangkaian semacam mixer sederhana untuk me-mixing ke power..?
    maaf gaptek … dan banyak tanya….
    Terima kasih…

    • hamim berkata:
      14 Oktober 2013 pukul 07:35

      kalau kits jadi kita engk tahu mas imam ( udeh lama engk pernah survey/lihat2 ) , mungkin masih ada yg jual cuma akan lebih rumit untuk pemasangannya, Kits modul mixer ada beberapa potensio jadi lebih simpel pakai cara sebelumnya. ( ada model kits karoeke ) cuma hasilnya kurang bagus

© 2026 | Hamim Servis Elektronik All Rights Reserved | Betheme by Muffin group | Powered by WordPress