new-logonew-logonew-logonew-logo
+34 459 596 302
✕
Published by hamim on 24 Juli 2012
Categories
Tak Berkategori
Tags
  • 2SA1941
  • autoscan
  • cara cara
  • coil
  • driver
  • Input
  • kanal output
  • kesabaran
  • primer
  • Televisi Samsung Flat Slim
  • trafo OT

Amplifier OCL dengan menggunakan Transistor power Sanken,mungkin pernah kita temukan di pasaran . Jika belum pernah melihat dengan yang model ini , bisa kita buat sendiri dengan merubah amplifier standar yang sudah kita punya sebelumnya. Komponen apa saja yang ada pada amplifier OCL dan apa yang mesti kita rubah untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal? berikut kita beri sedikit kilasannya.

Catu daya ini titik awal dimulainya suatu pekerjaaan, amplifier menerima pasokkan aliran listrik yang didapat dari transformator/ trafo. Pemakaian arus akan mulai terasa apabila amplifier bekerja untuk mengeluarkan frekuensi rendah , lebih mudah kita bilang suara low/bass. Penggunaan Trafo dengan Amper besar akan sangat membantu kinerja amplifier setelah kita adakan perubahan pada kanal penguat akhir-nya.

Komponen catu daya yang kita pergunakan disini terdiri-dari :

1 Trafo 32—CT—32  15 Amper.

2 Capasitor 14000uF/80 volt 2 buah atau dengan kapasitas 10000uf/80 volt juga bisa

3 Dioda Bridge 15 Amper

Diagram regulatornya adalah sebagai berikut :

regulator-amplifier-ocl

Contoh regulator yang sudah terangkai bisa dilihat pada gambar berikut :

regulator amplifier ocl

Dengan sudah tersedianya catu daya, oh iya output tegangan dari catu daya ini adalah 45 volt dalam dua kutub + – sekarang kita tinggal merubah beberapa komponen yang ada pada rangkaian amplifier-nya, diantaranya:

1 Kita adakan penggantian transistor Bd139 dan Bd140 , transistor ini sebagai driver akhir untuk transistor power. Sebagai pengganti kita pergunakan transistor type Tip31 dan Tip32, oh iya biar mudah kita beri gambarannya persamaannya yaitu : Bd139 diganti dengan Tip31 sedangkan Bd140 diganti dengan Tip32. Untuk susunan kaki adalah terbalik, bila dilihat dari kode yang terpasang pada badan transistor.

Tampilan transistor BD dan TIP ada pada gambar berikut :

transistor BD 139&140

Kalau dilihat searah maka kaki transistor Bd 139 dan 140 adalah :

1 Emitor

2 Colector

3 Basis

Sedangkan transistor Tip 31 dan 32 susunan kakinya adalah :

transistor TIP 31$32

1 Basis

2 Colector

3 Emitor

Jika kita pasangkan pada PCB transistor TIP-nya tinggal membalik posisi-nya saja supaya sama dengan BD. Yang berikutnya kita adakan perubahan kapasitas Resistor 10 K yang tadinya setengah ohm kita pasangkan dengan model 2 watt 10 K. Capasitor yang ada pada rangkaian amplifier juga kita ganti dengan type yang sama tapi dengan volt yang lebih besar, contohnya 47uf/50 volt kita ganti dengan 47uf/100 volt. Tampilan rangkaian amplifier OCL bisa dilihat pada gambar berikut :

Kits amplifier ocl

2 Setelah semua persiapan telah selesai kita kerjakan sekarang tinggal memasangkan transistor power Sanken, Oh iya di pasaran banyak beredar type kw II jadi harap lebih teliti waktu mau membeli-nya. Transistor power Sanken yang asli tampak pada gambar berikut :

Transistor power Sanken 2SA1216Transistor power Sanken 2SC2922

Pemasangan untuk ini adalah sama secara urutan kaki-nya yaitu

1 basis dari kiri

2 colector

3 emitor sebelah kanan

Jadi apabila transistor bawaan memakai type Tip41 /42 atau mungkin 2955/3055 bentuk transistor, bisa kita pasangkan sesuai dengan pemasangan transistor bawaan tersebut. Yang membuat pekerjaan tambahan adalah bentuk transistor power Sanken yang besar jadi kita mesti menggunakan alumunium tambahan , dan memasangkan kabel jumper antara Pcb amplifier ke transistor power Sanken-nya. Ya begitulah untuk mengadakan perubahan memang membutuhkan persiapan dan biaya tentunya, dan semuanya akhirnya terbayarkan setelah apa yang kita kerjakan mendapatkan hasil yang optimal.

Ada satu lagi yang mesti kita lengkapi yaitu rangkaian protek untuk sistem output speaker, hal ini sangat penting sekali karena dampak jika terjadi kerusakan pada amplifier akan menyebabkan kerusakan juga pada speaker-nya. Untuk ini mungkin bisa kita beli kits yang sudah jadi dan tinggal kita hubungkan jalurnya sesuai dengan keterangan/ diagramnya. Untuk jalur power supply bisa diambil dari trafo dengan besaran tegangan sesuaikan dengan kebutuhan rangkaian protek biasanya 18 volt Ac.

Itulah sedikit gambaran modif amplifier OCL versi hamimservis, semoga bermanfaat

Share
0
hamim
hamim
tips ,trik,servis,elektronik yang kita tuliskan adalah pengalaman kerja kita sehari-hari semoga bisa bermanfaat , apabila ada kesulitan atau kurang jelas silahkan tinggalkan komentar anda....

250 Comments

  1. Aegit Madiun berkata:
    11 April 2014 pukul 14:34

    Salam kenal mas, baru gabung. Gini mas mau tanya, aq baru saja merakit ocl 150 watt stereo, power finalnya aq ganti dg SANKEN 2SA1216 & 2SC2922. Yang aq pertanyakan jika tegangan di naikan 24 ke 32 volt AC apa saja yg di ganti. ? Makasih mohon pencerahanya

    • hamim berkata:
      12 April 2014 pukul 08:49

      pastikan tegangan kerja capasitor yang ada di pcb diatas 50 volt / bila perlu pakai 47uf/100 volt, resistor yang ukuran 100ohm gantikan dengan watt yang lebih besar dan 1 lagi resistor 10k gantikan dengan 10k 2 watt

  2. Aegit Madiun berkata:
    22 April 2014 pukul 00:40

    makasih jawabanya, mau tanya lg mas, di kit power amplifier 150 watt resistor yg 100 ohm tu ada 3 biji mas per kanal, low stereo ada 6 biji, mana yg harus di ganti. ?

    • hamim berkata:
      22 April 2014 pukul 08:56

      yang dari kutub – sama + saja yang diganti

  3. Aegit Madiun berkata:
    23 April 2014 pukul 21:40

    Makasih mas jawabanya sangat membantu.
    Mau tanya lg mas m0ga ga bosan. Kmaren di mintai tolong teman ngrakit Power ocl 400watt stereo, bila dinaikkan teganganya 32 to 45 volt ac apakah kuat, & bila di ganti resistornya apakah sama nilai resistornya dg yg ocl 150 watt mas. ?? Terimakasih sbelumya ats jawabanya.

    • hamim berkata:
      23 April 2014 pukul 21:55

      untuk ini tidak bisa ,, hasilnya akan merusak transistor final jika memang dipaksakan… perubahan dengan membesarkan kapasitas resistor eg ( dari setengah watt menjadi 3/5 watt ) dengan nilai yang sama tidak akan membantu ,,, ocl maksimum tegangan yang masuk adalah 45 VDC dan ini didapat dari supply trafo 32 VAC.. bila dipindah ke 45 VAC maka nilai tegangan DC menjadi 67 volt kurang lebih .

  4. Aegit Madiun berkata:
    27 April 2014 pukul 02:10

    Hey mas Hamim, m0ga sehat n baik2 aja. Mau tanya lg mas, Power amplifier 400 watt yg aq rakit kmaren udh jadi smua asli ga da yg di rubah alias (Ori) & suara bersih ga da dengung.
    Catu Daya = Travo 10a merk SANLIN/SANKEN. Voltasenya aq ambil CT 30VAC, Dioda 10a, & Elco 4×10.000uf80v.
    Tone Control plus Subwofer merk TOBASS. & tambah Ecco mic Karaoke.
    Semula enak di dengar bas pulen volume di putar ampe arah jam 12 lewat, tapi stelah lewat 3 hari volume di putar arah jam 9 aja malah jadi nggeber suaranya.
    Kira2 apaya yg rusak mas, m0h0n bantuanya.

    • hamim berkata:
      28 April 2014 pukul 10:17

      alhamdulliah kita baik2 aja,, untuk masalah ini coba diperiksa dari tone controlnya apakah tegangan supply normal atau tidak,,, input jala2 pln tegangan apakah 220 volt .. terkadang dengan turunnya ini membuat kerja amplifier menurun

  5. paijo berkata:
    15 Mei 2014 pukul 20:26

    mat malam mas hamim,gmn kbr-nya,begini mas ada pasien power 400w stereo sanken rakitan dgn 4 set (per chanel) a1494/c3858 travo 15a era 45v,menurut dari empunya kmrn tiap dihidupkan mcb ngtrip pdhal pln 900w,stlh usut punya usut antara basis dan colector ada short (ada serpihan tembaga pcb yg nempel),dah tak bersihkan dan power normal kmbali dgn di coba pake 2 wofer 10inc 150w paralel.,nah stlah di bawa empunya di coba speaker 15 inc 2 biji,kasusnya terulang,begitu di on lngsung mcb ngtrip,pertanyaan:saya jadi heran,knp bisa bgt,apa kasus trsbut bisa tr cacat?.

    • hamim berkata:
      15 Mei 2014 pukul 20:30

      untuk start awal sebainya pasangkan starting dengan menggunakan resistor 10-15 ohm 15 watt dan kombinasikan dengan memasangkan relay… jadi awal posisi saklar terhubung seri dengan resistor setelah trafo hidup baru relay hidup dan mem bypass resistor starting tersebut…

  6. paijo berkata:
    15 Mei 2014 pukul 21:13

    o ya, kbetulan yg trobel chnl B ,kmrn tak cb ditmptku jg ngtrip mcb-ny,dan led pwr jg mati,setelah tak lepas arus + dan – yg blok tr final chnl B,semua led a dan b normal kipas nyala kmbli (mcb tdk ngtrip),pdhl pln tmptku cm 450w,dan penanganan spt yg saya utarakan diatas,tak uji cb dirumah selama 3 hr tanpa kendala,tapi setelah di cb di perangkat empunya ya kejadian terulang lg mcb ngtrip,trobelnya di cnel B lg ktnya,nah kasus ke2 ini blm tau,coz blm di bw ksni mas,mas hamim pnya tanggapan,,,?.

    • hamim berkata:
      15 Mei 2014 pukul 21:29

      jika demikian ada indikasi sistem driver yang bermasalah… coba diukur tegangan untuk basis transistor final ( bila perlu cek 1 persatu transistor tersebut ),, bisa saja tegangan driver mendadak naik karena transistornya mengalami pemanasan saat sedang kena beban speaker

  7. paijo berkata:
    15 Mei 2014 pukul 21:55

    ok mksh mas,saran dan respon cepatnya,

  8. Aegit Madiun berkata:
    17 Mei 2014 pukul 22:16

    Ketemu lg mas, gmana kbrnya. ? Ne mau tanya lg mas, Apmlifier 150watt apakah bisa di pasang transisto Final A1943 + C5200 & dan di kasih tegangan 24 ct. ? makasih jawabnya. .

    • hamim berkata:
      18 Mei 2014 pukul 07:24

      sangat bisa mas

  9. Aegit Madiun berkata:
    18 Mei 2014 pukul 12:46

    Gmana kualitas suaranya mas bila di kasih tegangan 24VAC,CT, 5 ampere. Kira2 apakah ga kurang dayanya mas.? Krna kmaren ada yg nyaranin dari penjualnya, apmlifier 150wat di kasih TR final c5200 dg 24ct travo. Ga berani coba2 mas Rakitan ampli punya org, tnp ada bimbingan. Makasih jwb’nya sangat membantu.

    • hamim berkata:
      18 Mei 2014 pukul 12:50

      hasil akan lebih bagus dengan adanya kenaikkan tegangan kerja,,dari 18 ke 24 bila perlu pindah ke 32 volt

  10. paijo berkata:
    20 Mei 2014 pukul 08:44

    halo mas hamim,mumpung lg on line nich,mau tany mas: saya tertarik power blazer x6,rencana mau tak tmbh tr final sanken 3/5 set lg,travo 20a/45v,
    apakah ada perubahan untuk tr driver dan setting bias lg nggak,atau langsng paralel tr final aja mas,gitu aja mas coz blm pernah nenangani jenis blazer,matur nuwun.

    • hamim berkata:
      20 Mei 2014 pukul 09:14

      jika ada penambahan mesti setting tegangan bias supaya lebih bagus hasilnya

← Older Comments
Newer Comments →
© 2026 | Hamim Servis Elektronik All Rights Reserved | Betheme by Muffin group | Powered by WordPress