disini dari transistor ini baru out diberikan ke transistor 2SC5198 sebagai penguat akhir dari rangkaian amplifier. Amplifier Toa dengan menggunakan trafo OT walaupun tidak berikan beban pada kanal output, sedangkan kanal inputnya diberi masukan maka saat gain volume dibesarkan akan terlihat pemakaian arus ( gunakan amper meter ) .
Tegangan DC 32 volt yang masuk ke rangkaian berangsur-angsur menyusut perlahan dan kembali seperti semula, apabila transistor 2SK975 ini sudah bisa dipastikan normal maka tegangan pada basis transistor 2SC5198 akan terukur tegangan 1 – 1,2 volt . Dalam posisi listrik terpasang dan amplifier tanpa masukkan di line input ,seharusnya kondisi transistor 2SC5198 tidak akan menimbulkan panas berlebih ( hangat saja ) .
2 Terkadang transitor 2SC5198 saat dibutuhkan lagi tidak ada barangnya, untuk penggantinya saya menggunakan transistor type 2SD1047 dari varian amplifier Toa sebelumnya. Spesifikasinya bisa dilihat pada link berikut : disini Type 2SD1047 mempunyai daya kerja lebih besar dari type 2SC5198 , saya menggunakan type 2SD1047 jika menemukan servisan amplifier Toa selama masih ada stok barangnya. Untuk perbandingan bisa dilihat data sheet transistor type 2SC5198 ada pada link berikut : disini
Untuk yang sedang menemukan servisan amplifier toa mungkin ini bisa membantu, semoga bisa bermanfaat.

