Mengukur Dioda Bridge

Dioda Bridge

Dioda model ini adalah gabungan dari 4 buah dioda yang dijadikan satu/ maksudnya satu kemasan. Bentuk dioda akan semakin besar tergantung dengan kuat amper yang bisa dihasilkannya. Ada beberapa model yaitu 2-3-5 atau 10 bahkan 25 Amper. Lokasi pemasangan didalam rangkaian elektronik selalu berada dibagian terdepan yaitu untuk penyearah tegangan AC ke DC. Model Dioda Bridge :

Terkadang Dioda model ini jarang terjadi kerusakan terkecuali oleh faktor lain, misalnya terkena arus lebih dari petir atau mungkin kesalahan manusia/ maksudnya enggak sengaja sehingga terjadi konsleting. Karena didalam
Dioda ini ada 4 buah Dioda maka bisa dilakukan pengukuran untuk memastikan apakah Dioda ini masih dalam kondisi baik atau tidak.  Sebenarnya apa sih penyebab utama kerusakan Dioda ? ini bisa karena :

  1. Umur diodanya/ usia pakai dengan temperatur yang konstan/ tinggi
  2. Rusaknya Capasitor filter ( kerja semakin berat dan temperatur semakin panas )
  3. Terjadinya konsleting dibagian rangkaian yang mendapat supply arus dari Dioda ini.

Cara mengukur Dioda Bridge bisa kita lihat di video berikut :

Dioda Bridge bila terjadi kerusakan biasanya hanya 1 atau 2 dioda saja , cuma karena modelnya satu kemasan maka mesti diganti semuanya. Di body Dioda bridge biasanya ada keterangan yaitu :

  • – Minus
  • AC
  • AC
  • + Plus

Dengan adanya keterangan tentunya akan memudahkan dalam melakukan pengukuran, lebih rinci bisa dilihat pada video diatas. Apabila didapatkan hasil pengukuran antara kaki Anoda dan Katoda dengan hasil 0 ohm, ini menandakan kondisi Dioda sudah shot/ rusak . Sedikit pembelajaran semoga bisa bermanfaat.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Cara Mengukur Dioda Bridge