Transistor FET

Transistor FET

Penggunaan transistor jenis ini semakin banyak dalam dunia elektronika, terutama di sistem switching power supply ( SMPS ) atau bagian pengaturan yang membutuhkan arus besar. Pada prinsipnya tetap sama seperti transistor pada umumnya, perbedaan terletak di sistem control. Transistor NPN atau PNP pinoutnya ( Basis-Colector-Emitor ) sedangkan untuk transistor Fet pinoutnya ( Gate-Drain-Source ).

Cara mengenali suatu rangkaian elektronik yang memakai transistor FET juga mudah yaitu selalu menggunakan sinyal tegangan AC,  contoh tegangan driver untuk Gate Transistor dirangkaian power supply ( SMPS ) biasanya memakai capasitor ukuran Nano Farad.

Pengukuran transistor FET type 2SK3911, secara prinsipnya berlaku untuk semua type yang ada. Transistor 2SK3911 ada pada gambar berikut:

transistor-fet-2sk3911-191x300

Keterangan pinout :

  • Kaki no 1 dari kiri adalah Gate
  • Kaki no 2 tengah adalah Drain
  • Kaki no 3 kanan adalah Source

Gunakan multitester fungsi ohm meter dengan batas ukur x10, posisi prob hitam multitester  letakan di kaki Source sedangkan prob merah multitester  di kaki Drain hasil pengukuran akan tampak  ( lihat gambar dibawah ) :

Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on LinkedInEmail this to someone

Laman: 1 2