tips and trik servis elektronik

DATASHEET :

Open Protek Televisi Sanyo CG21MS22

Sistem terprotek ? Hal ini mungkin sedikit membingungkan apabila baru memulai usaha servis elekronik, terkadang pula sampai engak bisa tidur karena terlalu memikirkan jalan keluar supaya kerusakan bisa terselesaikan. Tempo , waktu yang diperlukan supaya kerusakan bisa terselesaikan adalah secepatnya, semakin cepat ya semakin cepat pula bayarannya. Kebalikannya semakin lama proses perbaikan maka poin awal yang terpikir dari klien adalah kepercayaan yang dapat memudar ( dipertanyakan ). Rangkaian elektronik memang mempunyai macam-macam teknik pengaman, kegunaannya adalah meminimalkan dampak kerusakan.

Saya beri satu contoh yang belum lama ini telah saya selesaikan, Televisi Sanyo type CG21MS22 dengan kerusakan ” bila dihidupkan sesaat terlihat lampu indikator berubah warna ( dari merah ke hijau ) dan tak lama kemudian kembali ke warna merah. Kalau saya paksakan berulang-ulang, terlihat ada tampilan dilayar monitor hanya bergaris horizontal. Area Vertikal terlihat yang menjadi penyebab kerusakan ini dan hasil ukur mengukur saya dapatkan tegangan supply sesaat televisi start 27 volt dan tak lama kemudian langsund drop menjadi 10 volt.

Dari hasil ini saya menyimpulkan terjadi protek pada sistem feedback area vertikal out, langkah yang saya ambil untuk memperbaiki adalah dengan melepaskan satu buah transistor SMD yang berada di PCB bagian bawah. Oh iya saya hanya melepaskan kaki Colectornya saja, dua kaki yang lainnya masih menempel di PCB ( Kode Q501 ) . Tampilan gambar biar lebih jelas :

mainboard tv sanyo

Hasil Akhir Alhamdulillah televisi Sanyo telah normal kembali . Sistem penerimaan televisi memang semakin canggih , dan walaupun demikian prinsip kerjanya tetaplah sama seperti teknologi sebelumnya. Pembacaan diagram layout PCB yang menjadi acuan saya untuk menentukan lokasi kerusakan, paling utama adalah area MCU ( sistem control ) bagian ini terkoneksi keberbagai area untuk mendeteksi error yang terjadi saat rangkaain mulai bekerja. Inilah sedikit cerita pengalaman kerja beberapa minggu lalu.

 

Komentar Anda

 

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

 

Sering Dibaca