tips and trik servis elektronik

September 21, 2014 12:59 am
Tulisan Terbaru
Home » Belajar elektronik » Cara mengukur komponen » Cara Mengukur Optocoupler

Cara Mengukur Optocoupler

Optocoupler adalah perpaduan dua buah komponen yaitu dioda Led dan transistor efek cahaya, penggunaannya biasanya sering kita lihat di rangkaian power supply elektrik. Komponen ini umumnya jarang terjadi kerusakan terkecuali oleh sebab lain misalnya kesalahan manusia atau mungkin terkena arus lebih dalam hal ini petir. Poin kali ini kita coba berbagi bagaimana menentukan apakah Optocoupler yang ada di rangkaian masih bagus atau tidak yaitu dengan cara mengadakan pengukuran dengan multitester.

Berikut contoh yang kita ambil untuk diadakan pengukuran, tampilannya bisa kita lihat pada gambar berikut :

Cara mengukur yang paling mudah adalah dengan menggunakan batu baterai 1,5 volt dengan posisi kutub + pada kaki no 1 sedangkan kutub – pada kaki no 2 ,setelah itu kita gunakan multitester dengan batas ukur X10K letakkan prob hitam pada kaki no 3 dan prob merah pada kaki no 4 . Jika Optocoupler masih dalam kondisi bagus akan terukur adanya perubahan nilai hambatan . Perhatikan sebelum dan sesudah kita tempelkan batu baterai ke Optocoupler-nya.

Cara lain yaitu dengan menggunakan multitester saja yaitu mengukur apakah dioda masih dalam kondisi bagus ,apabila hasil pengukuran dengan prob hitam di kaki no 1 sedangkan prob merah di kaki no 2 kita dapatkan hasil maka dengan ini bisa kita pastikan dioda yang ada di Optocoupler masih bagus,syaratnya tidak boleh dua arah/ bolak-balik. Jika bolak-balik kita dapatkan hasil pengukuran itu sudah pertanda Poto Coupler sudah mengalami kerusakan.

Setelah Dioda kita adakan pengukuran maka selanjutnya kita lakukan pengukuran pada kaki no 3 dan 4 dengan menggunakan multitester dengan fungsi ohm meter batas ukur X10K dan kita letakkan prob hitam pada kaki no 3 sedangkan prob merah pada kaki no 4 jika kita dapatkan hasil pengukuran 100k ohm atau mungkin 2oo k ohm itu menandakan Optocoupler masih bagus dengan syarat tidak boleh bolak-balik.

Bolak-balik yang kita maksud adalah meletakkan prob multitesternya, sewaktu kita lakukan pengukuran seharusnya prob hitam di kaki no 3 dan prob merah dikaki no 4 jangan dibalik prob merah no 3 dan prob hitam no 4. Optocoupler secara type sangat beragam tetapi secara fungsi adalah sama, jadi jika menemukan type Optocoupler yang kebetulan tidak ada di pasaran karena kehabisan stok kita bisa gunakan type lain. Contohnya type 621/721/817 itulah sekilas cara yang kita pergunakan untuk mengukur Optocoupler semoga bisa bermanfaat.

About hamim

tips ,trik,servis,elektronik yang kita tuliskan adalah pengalaman kerja kita sehari-hari semoga bisa bermanfaat , apabila ada kesulitan atau kurang jelas silahkan tinggalkan komentar anda....

2 comments

  1. ma kasih ilmu nya mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

115 queries in 0,343 seconds.